August 17, 2011

Doppelganger, Kembaran Manusia yang Misterius

Apakah kita memiliki kembaran di dunia ini ? Apakah kita dapat berada di dua tempat pada saat yang sama ? Dalam sejarah, ada banyak catatan mengenai orang-orang yang mengaku berjumpa dengan bayangan dirinya sendiri. Fenomena ini sering disebut dengan istilah doppelganger.
Doppelganger berasal dari kata Jerman yang berarti “Double Walker”. Istilah ini digunakan untuk merujuk kepada bayangan diri yang dipercaya menyertai setiap manusia di bumi ini????



Fenomena ini berbeda dengan penampakan hantu. Jika penampakan hantu berarti seseorang melihat citra orang yang telah meninggal, maka fenomena doppelganger berarti melihat bayangan seseorang yang masih hidup. Dalam banyak kasus, Doppelganger dipercaya sebagai tanda-tanda kematian. Konon Ratu Elizabeth I berjumpa dengan bayangan dirinya sendiri sebelum meninggal.

Entah kapan fenomena ini pertama kali muncul. Namun pada tahun 1691, ditemukan catatan mengenai Doppelganger yang ditulis oleh Robert Kirk yang menulis bahwa fenomena ini telah muncul dalam kisah-kisah rakyat Skotlandia dan Irlandia.

Kasus Dr.Wynn Wescott
Pada tanggal 12 April 1888, di British Museum of London, sebuah laporan doppelganger menciptakan kehebohan diantara karyawan museum. Dr. Wynn Wescott dan Pendeta W.T Lemon dijadwalkan untuk bertemu di ruang baca museum. Pendeta Lemon tiba beberapa menit lebih awal dan melihat Dr. Wescott sedang terlibat pembicaraan dengan seorang rekannya yang bernama Mrs. Salmon.

Tak berapa lama kemudian, Mrs Salmon dengan sopan mengucapkan salam kepada Dr.Wescott dan meninggalkan pembicaraan. Ia berjalan melewati pendeta Lemon dan juga memberi salam. Lalu, Mrs Salmon menoleh ke Dr.Wescott untuk memberitahu bahwa Pendeta Lemon telah tiba. Namun ia terkejut karena menyadari bahwa Dr. Wescott yang tadi berdiri telah hilang.

Pendeta Lemon dan Mrs. Salmon lalu bertanya kepada resepsionis dan petugas museum lainnya. Mereka mendapatkan jawaban yang sama. Semua memang melihat Dr. Wescott masuk ke ruangan itu, namun tidak ada yang melihat ia meninggalkan ruang tersebut. Kaget dan kuatir, mereka mengecek ke rumah Dr. Wescott dan tidak disangka mereka menemukan Dr. Wescott sedang terbaring di ranjang, sakit dan tidak meninggalkan tempat tidurnya sejak pagi.

Kasus Abraham Lincoln
Kasus doppelganger lainnya yang juga termahsyur adalah kasus yang dialami oleh Abraham Lincoln. Kisah ini diceritakan oleh Noah Brooks yang mengaku mendengarnya langsung dari Lincoln. Diceritakan bahwa saat Lincoln terpilih menjadi presiden, ia menjumpai “dirinya” dengan dua wajah di ruang tamunya. Satu wajah lebih pucat dibanding yang lainnya. Ketika ia mendekatinya, bayangan itu menghilang.

Lalu ia menghempaskan tubuhnya ke sofa untuk beristirahat dan bayangan itu muncul kembali. Beberapa hari kemudian, bayangan dirinya dengan dua wajah itu kembali muncul. Namun penampakan itu adalah penampakan yang terakhir kalinya. Ketika ia menceritakannya kepada istrinya, istrinya berkata bahwa dua wajah itu berarti Lincoln akan terpilih sebagai presiden untuk dua kali masa jabatan, sedangkan wajah kedua yang lebih pucat menunjukkan kalau ia tidak akan hidup melewati masa jabatan keduanya.

Entah darimana istrinya mengetahui hal itu, namun prediksinya terbukti benar karena pada tahun 1865 Lincoln terbunuh pada saat memegang masa jabatan keduanya.

Kasus Emilie Sagee
Dari antara semua kasus doppelganger yang ternama, mungkin kasus ini adalah kasus yang paling membingungkan. Kisah ini diceritakan oleh Robert Dale Owen yang mendengarnya dari Julie Von Guldenstubbe, anak kedua Baron Von Guldenstubbe.

Pada tahun 1845, ketika Julie berusia 13 tahun, ia menghadiri sekolah von Neuwlcke, sebuah sekolah khusus perempuan di dekat Latvia. Salah satu gurunya adalah seorang perempuan 32 tahun bernama Emilie Sagee. Walaupun Ms.Sagee dikenal sebagai guru yang baik, beredar rumor di sekolah tersebut bahwa “kembaran” Ms.Sagee sering terlihat muncul dan menghilang di hadapan para murid.

Pernah suatu kali diceritakan bahwa sementara Ms.Sagee sedang menulis di papan tulis, kembarannya yang sama persis muncul di sampingnya. Doppelganger itu meniru persis semua gerakan Ms.Sagee, bedanya ia tidak memegang kapur tulis. Peristiwa ini disaksikan oleh 13 murid di kelas tersebut.

Yang lebih luar biasa lagi adalah kejadian yang terjadi pada hari berikutnya. Pada saat itu, 42 murid sedang berkumpul di aula untuk pelajaran menjahit. Ms.Sagee sedang ada di kebun dan jelas terlihat dari jendela oleh para murid. Tiba-tiba, doppelganger Ms.Sagee muncul dan duduk di kursi di depan ruangan. Seorang murid yang pemberani berjalan maju dan berusaha menyentuh makhluk itu, namun ia merasakan ada sebuah hambatan yang tidak terlihat menghalanginya. Lalu doppelganger tersebut menghilang secara perlahan.

Ms.Sagee sendiri mengetahui hal ini, namun ia juga tidak mengerti fenomena apa yang sedang berlangsung. Menurutnya, ketika doppelgangernya muncul, ia bisa merasakan kelelahan yang amat sangat. Bahkan wajahnya berubah menjadi pucat pasi.

Doppelganger dan Budaya
Fenomena doppelganger memiliki banyak penjelasan beragam di berbagai bagian dunia. Di Denmark, ada sebuah kisah yang menyebutkan seekor Troll (makhluk mitos) menculik seorang wanita hamil dan kemudian menggantinya dengan doppelgangernya untuk menutupi kejahatannya.

Di dalam tradisi Yahudi, setiap orang dipercaya memiliki malaikat yang berwajah mirip sepertinya yang kadang-kadang muncul dan menampakkan diri.

Di dalam tradisi dan kepercayaan beberapa negara lainnya, doppelganger secara sederhana diartikan sebagai roh jahat yang mengambil rupa seorang manusia.

Teori Dr.Peter Brugger
Dalam konteks sains, Dr.Peter Brugger dari Zurich University Hospital, mengajukan teori adanya Doppelganger Syndrom. Sindrom ini, menurut Dr.Brugger, adalah sebuah perasaan dimana seorang pasien amputasi bisa merasakan kembali adanya anggota badan yang telah hilang. Dalam kasus Doppelganger, bukan hanya sebagian anggota badan yang dirasakan, melainkan seluruh tubuh “tambahan” dirasakan ada di luar tubuh dan berada diluar kendalinya.

Menurut Dr.Brugger, sindrom ini bisa terjadi ketika syaraf kita mengalami goncangan sehingga kita akan membawa representasi internal diri yang kemudian ditransfer ke dunia luar. Ini biasa terjadi ketika kita sedang mengalami stres, kesepian atau ketika otak kita mengalami luka atau tumor.

Bagi Brugger, fenomena syaraf ini dapat menjelaskan adanya “teman imajiner” yang dialami oleh banyak anak kecil.

Eksperimen Shahar Arzy
Selain Dr.Brugger, penjelasan ilmiah lainnya juga muncul pada September 2006 di Majalah Nature. Majalah itu merilis hasil eksperimen yang dilakukan oleh Shahar Arzy dan rekannya di University Hospital, Jenewa, Swiss. Mereka tanpa diduga berhasil menciptakan fenomena Doppelganger dengan menggunakan stimulasi elektromagnetik yang diberikan pada otak pasien.
Sang pasien disuruh berbaring diam di atas tempat tidur, lalu, mereka memberikan stimulasi elektrik pada Temporoparietal Junction (TPJ) di otak kirinya. Ketika stimulasi itu diberikan, dengan segera sang pasien bisa
merasakan adanya kehadiran orang lain di tempat itu. Dengan demikian, eksperimen ini membuktikan bahwa fenomena ini mungkin berhubungan dengan terganggunya aktifitas otak.

Menurut Arzy, eksperimen ini mungkin dapat menjelaskan mengenai halusinasi yang sering dialami oleh penderita Schizoprenia atau paranoia.

Penjelasan Dr.Brugger ataupun Shahar Arzy memang dapat menjelaskan pengalaman Lincoln, namun tidak dapat menjelaskan pengalaman Dr.Wescott dan Ms.Sagee.

Misalnya dalam pengalaman Ms.Sagee, mungkinkah 42 orang murid tersebut mengalami gangguan Temporoparietal otak kiri secara bersamaan ?

Can you explain that ?

http://www.kaskus.us/showthread.php?s=7d1955a393bf0e5e74832cec70a03811&t=10176191

April 13, 2011

Lari pagi

 Merupakan salah satu meditasi paling sederhana, why, karena menurut saya disaat itulah kita berkoneksi dengan 4 elemen (matahari, tanah, air dan langit). Selain itu saya pernah mendapatkan tips, kalau waktu terbaik untuk membakar lemak adalah dipagi hari. krn pada saat tidur dimalam, karbo yg terurai dalam tubuh, sedang pd saat bangun tidur di pagi hari, lemaklah yg ganti bekerja. 

In other side, dipagi hari kita bisa melihat bayi matahari, itu yg org india sebut untuk matahari yg terbit di pagi hari, matahari yg tidak terlalu silk otherwise, it's usefull for our body. 

Selain itu dengan berlari dapat meredakan stress dan beberapa gangguan sakit kepala. Bagi saya penyakit seperti batuk, pilek dan sakit kepala, itu tidak mesti disembuhkan dengan obat, saya jg lupa kpn terakhir kali saya minum obat penyakit2 tersebut (bkn krn kebanyakan panadol), yg pasti sdh sangat lama sekali. karena menurut saya dengan berlari/jalan, tidur, dan humor2, itu sudah cukup membantu kita mengatasi list penyakit itu.

oh iya, selain itu lari pagi dalam meditasi dapat membuka perisai-perisai tubuh. Karena dengan berlari kita bisa bergerak bebas, dalam sehari-hari kita dipaksakan untuk duduk diam atau berkutik dalam suatu ruang sempit. Saat berlari tubuh kita mulai satu persatu melepaskan perisai tersebut. easy way to break free.

April 02, 2011

It's not big deal (INBD)

"everybody hurts some days, its ok to be affraid" itu lil lirik dr avril, kayaknya sih emg bener, dengan masalah seseorang menjadi lebih dewasa, dengan masalah seseorang menjadi terasah. Jika suatu masalah datang, so pliz jgn langsung terenyuh sama masalah itu , cobalah berpikir out of the box. Dari situ kita sadar, untuk bisa memfilter masalah" dan ngelink dgn tujuan pokok kita.

Tapi ada kalanya saya melihat wajah” yg tampak “lelah”, itu yg buat saya menjadi empati terhadap org tersebut. Mereka seolah” memaksakan dirinya untuk melakukan sesuatu yg mereka tidak suka. That’s clear, mrk lebih mirip zombie (spt di zombie vs plant, I like this game), mereka menyeret tubuh mrk untuk melakukan sesuatu yg mungkin tidak mrk sukai.

Well, apa daya kadang untuk mendapat hepeng (money), seseorang berjalan tidak sesuai dgn hatinya, atau kesukaannya. But in other side, msh banyak jg, org yg menemukan cintanya disuatu bidang ato pekerjaannya. They’re really enjoy it.

Kesimpulannya, kita adalah apa yang kita lakukan berulang-ulang. Jadilah bagian yg terbaik dari diri kita, dalam kondisi apapun.

January 20, 2011

Sue sylvester (GLEE)



Film dengan konsep musikal, sempat muncul belakang ini. Film teranyar dan tergokil yang baru-baru ini menyedot perhatian yakni GLEE. Dibalik serentetan crita dan karakter yg kuat dari masing-masing tokoh. Satu the glee club's "arch-nemesis" hanya Sue Sylvester,ibarat Jengis khan di mongol, Sue muncul dengan pesona dan aura mematikan (deadly) demi victorious. Ternyata diintip-intip, komentar doski juga mengemparkan dunia persiletan (silet fenny rose lewat dah). simak-simak yak.

* I need a bazooka. These crows are annoying the hell out of me.
* Just learned that a titmouse is a) not a mouse and b) doesn't have breasts. That's misleading.
* Keep your head down Prince Charles. I admire your antiquated government structure...
* I was pretty sure "culottes" were island cocktails.
* I don't give thanks. I get thanks.
* I just sold the film rights to my life for $16 million. The buyer? Myself.

and many more his warble, sound like old lady with low separation pay. hohoho.

lets talk about 2C (commitment and character)

Beberapa waktu lalu saya mendengar bahwa umumnya perusahaan memiliki standard penilaian karyawan dinilai berdasarkan komitmen dan karakter. Kompetisi bukan yang utama karena keahlian dapat diasah. Karakter dan komitmen yang kuat merupakan faktor utama yang dilihat dari seseorang.

Melatih seseorang untuk bertanggung jawab, bukan lah sesuatu yg instant, tp dapat dengan mudah dilakukan, yakni dengan rajin dan ketekunan.

Komitmen dan karakter membentuk suatu standard seseorang. Melakukan suatu hal dengan inisiatif diatas rata-rata yg ada, merupakan contoh dari bentuk karakter dan komitmen yg baik. Karena pada waktunya, seseorang yg teruji akan tampak lebih menonjol dibanding yang lainnya.

Melatih diri menjadi seorang yg rajin, taat dan setia disertai dengan keterampilan akan membawa kita pada level yg makin tinggi lagi. Sekedar catatan bagi pribadi yg mau dengan rendah hati belajar.